Selasa, 19 Juli 2011

Perih


Detik demi detik hilang
Menit demi menit kulalui tiada tenang
Bersama dinginnya malam
Menanti hadirmu yang tlah lama kunantikan

Masih terdiam sendiri
Terpaku merasakan kesakitan cinta
Yang masih menguasai jiwa
Terkenang akan luka hati yang menganga

Rasa ini sangat sulit kulukiskan
Tak mudah seperti membuang ludah
Atau mengedipkan mata
Hingga goresan penapun tak mampu mencari tanya

Mungkin salahku hingga kamu ada cinta yang lain
Walau rindu berkecamuk dalam dada
Tuk mencari asa yang tak semakin sama
Dan redupnya samarmu semakin nyata

Sampai saat ini aku masih terjaga akan janji setia
Waktu kian terkikis mencari tanya dimana
Bersama siapa dan sedang apa
Karena beritamu yang serba tanya
Ingin lepas darimu tinggalkan masa yang lalu

Hatiku tak kuasa tuk pergi darimu
Walau tetes demi tetes air mata ini jatuh
Demi orang yang kucintai
Kuakan menantimu tuk kembali dalam pelukku

Semilir angin malam ini semakin membawaku hanyut
Dalam kesendirian yang tak berujung
Kemanakah aku harus melangkah?
Kemanakah kucari asa yang telah kuanyam bersamanya?

Jauh sudah ku melangkah ,melangkah menembus rasa
Rasa yang pernah terjamah,terjamah jiwa yang ku puja
Mampukah kubertahan dengan rasa ini?
Rasa kesepian yang semkin membuatku tersiksa

Masihkah disana ada sepercik cahaya yang dulu pernah ada?
Masihkah tersimpan sisa cerita,canda,tawa yang dulu pernah terjaga?
Masihkah ada warna yang dulu pernah terbina?
Warna dari cahaya kita yang kini hanya cerita?

Setiap malam kuterjaga
Hanya tuk memikirkanmu
Tuk merenungimi
Dan mengharapkanmu kembali ke pelukanku